Anak Sholih Yang Ditinggalkan

0 Comments

Setiap orangtua layak bersungguh-sungguh untuk mengajarkan anak-anaknya Al-Quran: minimal mengajari mereka membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Atau minimal, mengajarkan surat yang paling sering dibaca, yaitu Al-Fatihah.

Selain menjadi kewajiban terbesar orangtua, mengajarkan Al-Quran kepada anak adalah investasi paling menguntungkan. Saat anak bisa Al-Fatihah karena kita, orangtuanya, tak kurang dari 17 kali sehari semalam dia akan membacanya. Dan, itulah pahala yang akan terus mengalir.

Rasulullah saw. bersabda, “Siapa menunjuki (mengajarkan) kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR Muslim, No. 1893)

Atau, dalam hadits lain yang semakna, “Siapa menjadi pelopor suatu amalan kebaikan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya ganjaran semisal ganjaran orang yang mengikutinya dan sedikitpun tidak akan mengurangi ganjaran yang mereka peroleh.” (HR Muslim, No. 1017)

Beliau pun bersabda, “Siapa membaca Al-Quran dan mengamalkan isinya, Allah memakaikan pada kedua orang tuanya di hari kiamat suatu mahkota yang cahayanya melebihi cahaya matahari (seandainya ada) di rumah-rumah dunia. Maka bagaimana tanggapanmu terhadap orang yang (dia sendiri) mengamalkannya?” (HR Ahmad, Abu Dawud dan Hakim)

Leave a Comment

Your email address will not be published.