0 Comments

Sahabat TasQ

Ada seorang guru melihat salah satu muridnya hendak pergi ke rumah temannya. Dia pun berkata, “Hendak ke manakah kamu?” Murid ini menjawab, “Aku ingin mengunjungi si Fulan.”

“Apakah kamu tahu penyakit (yang dapat merusak nilai kebaikan dari) berkunjung (bersilaturahim)?” Murid ini menjawab tidak.

“Ketahuilah Nak,” ujarnya, “Siapa mengunjungi saudaranya untuk mendapatkan lima perkara, niscaya kunjungannya tidak diridhai (tidak mendapatkan apa-apa) dari Allah Ta’ala. Kelimanya adalah:

·  berkunjung dengan niat mencari makan (meminta-minta);

·  berkunjung dengan niat dilihat orang demi popularitas dan kebanggaan;

·  berkunjung dengan niat untuk memperkenalkan (identitas) diri dan kedudukan agar dihargai dan dimuliakan (oleh yang dikunjungi);

· berkunjung dengan niat mendapatkan pujian orang lain;

·  berkunjung dengan niat untuk mendapatkan sesuatu (karena ketamakan).

Syaikh Abu Thalib Al-Makki, ‘Ilm Al-Qulûb (Terjemahan: Rahasia Ikhlas).