Belilah Kenyamanan Hari Kiamat dengan Memperbanyak Sedekah

Sahabat TASQ,

Orang yang paling tenang dan nyaman saat musim hujan, adalah orang yang punya payung. Demikian pula, orang yang paling nyaman saat kepanasan, adalah orang yang punya naungan untuk berteduh.

Demikian pula pada hari Kiamat. Orang yang paling nyaman adalah orang yang punya naungan untuk berteduh. Siapakah dia? Dialah ahli sedekah. Rasulullah saw. bersabda, “Naungan seorang Mukmin pada hari Kiamat adalah sedekahnya.” (HR Ahmad, Al-Hakim dan Ibnu Khuzaimah)


#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Mesin Pengugur Dosa di Rumah Kita

Sahabat RSQ,

Berbahagialah para wanita yang masih diberi kesempatan untuk melayani suami dan anak-anaknya, sesibuk dan sesulit apapun. Sesungguhnya, ada banyak kebaikan yang akan didapatkan sebagai imbalan. Salah satunya adalah digugurkannya dosa-dosa manakala dia sabar menjalaninya.

Rasulullah saw. bersabda, “Tidaklah seorang Muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kehawatiran, atau kesedihan, atau gangguan, bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapuskan dosa-dosa karenanya.” (HR Al-Bukhari, No. 5642 dan Muslim, No. 2573)

Menurut Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin (dalam Syarah Riyadush Shalihin), balasan minimal bagi seorang yang terkena musibah, kesusahan, kesedihan dan sejenisnya (termasuk di dalamnya wanita yang kelelahan dalam menjalankan kewajibannya) adalah Allah akan menghapuskan dosa-dosanya.

Apabila dia bersabar dan mengharapkan pahala dari kesusahan tersebut, dia akan mendapatkan tambahan kebaikan dan pahala. Adapun puncaknya adalah surga dengan segala kenikmatannya.

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Malaikat Pencatat Amal pun Tidak Tahu Besarnya Pahala Berpuasa!

Sahabat TasQ,

Adakah yang tahu seberapa besar pahala berpuasa? Jangankan kita, malaikat pencatat amal pun tidak tahu. Hanya Allah-lah yang tahu besaran pahala bagi orang yang berpuasa.

Dalam sebuah hadits qudsi Allah Azza wa Jalla berfirman, “Setiap amal kebaikan akan diberi pahala sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. (Adapun) puasa adalah untuk-Ku dan Akulah yang akan memberi pahala atasnya …” (HR At-Tirmidzi)

Maka, pantaskah kita apabila berpuasa akan tetapi tidak serius menjalaninya, penuh keluh kesah dan keterpaksaan? Sesungguhnya, puasa adalah persembahan seorang hamba kepada Rabbnya Yang Mahatinggi. Bagaimana mungkin seorang hamba yang hina dina memberi persembahan yang buruk kepada Rajanya, kepada Rabbnya yang Mahatinggi.

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Jangan Berkata Kasar walau Saat Bercanda

Sahabat RSQ,

Tidak mudah jadi orangtua. Karena, semua yang dilihat anak dari kita akan menjadi teladan baginya walau kita tidak sengaja melakukannya atau sekadar bercanda. Termasuk di antaranya saat berkata kasar, atau ucapan yang kurang pantas.

Walau apa yang kita ucapkan tidak ditujukan kepada anak, akan tetapi anak tahu bahwa kita mengucapkannya dan itu bisa menjadi pembenaran baginya untuk juga mengucapkan kata-kata yang sama kepada teman-temannya atau kepada kita orangtuanya.

Maka, waspadalah saat berkata-kata di hadapan anak. Leih baik diam daripada mengatakan ucapan kasar atau kata-kata yang kurang pantas walau sekadar bercanda.

#Bagikan tulisan ini jika bermanfaat,

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Tiga Kenikmatan Dunia bagi Salafus Saleh

Sahabat TASQ,

Bagi seorang pecinta dunia dan pemuja nafsu, tidak ada kenikmatan hidup yang layak untuk dikejar dan dijaga selain harta, tahta, dan wanita.

Lain halnya dengan pecinta akhirat, tidak ada kenikmatan hidup yang bisa menyamai nikmatnya beribadah kepada Allah atau bertemu dengan saudara-saudara seiman yang senantiasa menyeru kepada kebaikan.

Maka, seorang ulama besar dari kalangan tabi’in, Muhammad bin Munkadir namanya, sampai berkata, “Kenikmatan dunia hanya tersisa tiga: shalat malam, berjumpa dengan sahabat (saleh), dan shalat berjamaah.”

Bagaimana dengan kita? Adakah kenikmatan duniawi yang membuat kita rela untuk bertahan hidup?

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Janji Surga untuk Kaum Hawwa

Sahabat RSQ,

Allah Azza wa Jalla sangat memuliakan kaum wanita. Lewat syariat-Nya, Allah angkat derajatnya, lindungi hak-haknya, dan menghadirkan aneka sebab sehingga dosa-dosanya berguguran. Tidak hanya itu, Allah siapkan pula jalan-jalan surga baginya.

Satu di antaranya adalah manakala dia istiqamah dalam ketaatan kepada-Nya dan kepada suaminya. Rasulullah saw. memberikan jaminan.

“Apabila seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya (kesucian dirinya) dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan kepadanya, ‘Masuklah ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkai sukai’.” (HR Ahmad, 1:191)

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Sebaik-baik Istigfar

Sahabat TASQ,

Syaikh Dr. Ahmad Farid, dalam Tazkiyatun Nafs menyebutkan bahwa sebaik-baik istighfar adalah (1) yang dimulai dengan pujian kepada Allah Ta’ala, lalu (2) disertai pengakuan akan dosa, setelah itu baru (3) memohon ampun kepada-Nya. Dan, ketiga hal ini hadir dalam lafaz sayyidul istighfar.

Allâhumma annta rabbî lâ ilâha illâ annta, khalaqtanî wa anâ ‘abduka wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa’dika mas-tatha’tu. A’ûdzu bika min syarri mâ shana’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya, wa abu-u bi dzambî, fagh-firlî fa innahû lâ yagh-firudz-dzunûba illâ anta.

“Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku kepada-Mu (untuk senantiasa mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku).

Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang (kuasa) mengampuni dosa kecuali Engkau.” (HR Al-Bukhari)

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

#INFORMASI TAUSIYAH HARIAN

📲HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Semoga informasi ini bermanfaat ya.