Cara Nabi Mengoreksi Kesalahan Anak

0 Comments

Orangtua kerap menuntut anak untuk melakukan satu pekerjaan secara sempurna. Pada saat yang bersamaan, dia tidak memberikan contohnya dengan jelas dan detail. Namun, saat anak melakukan kesalahan, orangtua menegur, mencela bahkan memarahinya.

Hal ini adalah sebentuk kezaliman yang kerap tidak disadari. Bagaimana mungkin seseorang harus melakukan suatu pekerjaan secara sempurna sedangkan dia tidak pernah melakukan sebelumnya dan tidak diberikan petunjuk yang jelas?

Maka, apabila mendapati seseorang melakukan kesalahan, Rasulullah saw. akan mengoreksi kesalahan tersebut dan menunjukkan cara memperbaikinya secara langsung, termasuk kepada seorang anak.

Satu ketika, Rasulullah saw. berjalan melewati seorang anak yang tengah menguliti kambing. Beliau pun melihat kalau si anak tidak melakukannya dengan baik. Maka, beliau bersabda kepadanya, “Minggirlah, akan aku perlihatkan caranya!”

Rasulullah saw. kemudian memasukkan tangannya di antara kulit dan daging, kemudian menekannya sehingga masuk sampai batas ketiak. Setelah itu beliau pergi untuk mengimami shalat dengan tanpoa berwudhu kembali. (HR Abu Dawud dari Abu Sa’id Al-Khudri)

Apa yang Nabi saw. lakukan, yaitu mengoreksi dan praktik secara langsung, akan mengundang pengetahuan yang benar, amalan yang terarah, dan cara yang benar dalam aktivitas mendidik.