Diamnya Ahli Ibadah atas Kemungkaran akan Mempercepat Datangnya Azab

0 Comments

Seorang Muslim tidak cukup sekadar saleh sendirian. Dia pun dituntut untuk beramar ma’ruf nahi munkar. Mengajak orang pada kebaikan dan melarang orang dari melakukan kemasiatan sesuai kapasitas diri untuk melakukannya.

Imam Ahmad menyebutkan sebuah riwayat bahwa Allah Azza wa Jalla memerintahkan salah satu malaikat untuk menghancurkan sebuah desa. Malaikat ini lalu bertanya, “Tuhanku, bagaimana itu bisa terjadi sementara di antara mereka ada si Fulan yang ahli ibadah?”

Allah Ta’ala berfirman, “Lakukanlah! Sesungguhnya, sehari pun air mukanya tidak pernah berubah (karena marah terhadap kemaksiatan kaumnya) demi Aku.”