Doa Memohon Ampunan untuk Diri, Orangtua dan Kaum Beriman

0 Comments

Al-Quran berisi banyak doa yang indah bahasanya, ringkas redaksinya, akan tetapi amat dalam makna dan kandungannya. Salah satunya adalah doa berikut:

_Rabbigfir lī wa liwālidayya wa liman dakhala baitiya mu`minaw wa lil-mu`minīna wal-mu`mināt, wa lā tazidiẓ-ẓālimīna illā tabārā._

“Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.”

Doa ini diucapkan setelah Nabi Nuh as. mendoakan kebinasaan untuk orang-orang kafir.

Asy-Syaikh Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili, dalam Tafsir Al-Wajiz, menjelaskan makna doa ini:

• Setelah Nabi Nuh berdoa bagi orang-orang kafir (ayat 26-27), dia berdoa untuk diri dan kedua orangtuanya, kemudian bagi orang-orang yang menerima dakwahnya dengan beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Kemudian, dia memohonkan ampunan dan rahmat untuk orang beriman baik laki-laki maupun perempuan.

• Nabi Nuh as. mengulangi doanya kepada orang-orang kafir dengan berkata: Janganlah Engkau tambah wahai Rabbku orang-orang yang zalim kecuali Engkau binasakan, Engkau jadikan orang-orang merugi dan lenyapkan di dunia dan akhirat.