Gugurkan Dosa dengan Ucapan Salam dan Jabatan Tangan

0 Comments

Nabi saw. menasihatkan, “Tidaklah dua orang Muslim bertemu lalu mereka berjabat tangan, kecuali keduanya diampuni (dosanya) sebelum mereka berpisah.” (HR Abu Dawud, 3:979, No. 4343)

Dalam hadits lain, beliau saw. bersabda, “Sungguh, ketika seorang Mukmin bertemu dengan Mukmin yang lain, lalu dia mengucapkan salam dan meraih tangannya, lalu berjabat tangan, niscaya dosa-dosa mereka berguguran seperti daun-daun pohon yang berguguran.” (HR Ath-Thabrani, As-Silsilah Ash-Shahihah, 2:47, No. 526)

Sesungguhnya, telapak tangan yang saling berjabat, ikatan qalbu yang terjalin, dan emosi positif yang saling terpaut, semua itu akan menumbuhkan cinta, menyalakan iman di dada, menggugurkan dosa, untuk kemudian melahirkan sikap saling tolong menolong dan kerjasama dalam kebaikan.

Itulah mengapa, setiap pagi, sahabat Anas bin Malik ra. selalu mengolesi tangannya dengan minyak wangi untuk bersalaman dengan para saudaranya, demikian Tsabit Al-Banani meriwayatkan. (Shahih Al-Adab Al-Mufrad, No. 410)

Mengapa demikian? Sahabat yang mulia ini amat paham dengan sabda Rasulullah saw. tentang keutamaan berjabat tangan, dan dia ingin menyempurnakannya dengan mewangikan kedua telapak tangan.