Kelembutan, Penentu Kualitas Akhlak Orangtua

0 Comments

Sebaik-baik hati adalah hati orang-orang Mukmin. Hati mereka adalah hati yang paling dicintai Allah. Rasulullah saw. pernah bersabda, “Sesungguhnya, Allah mempunyai wadah dari penghuni bumi. Wadah dari Rabb kalian adalah hati para hamba-Nya yang saleh. Dan, hati yang paling dicintai-Nya adalah yang paling lembut lagi santun.” (HR Ath-Thabrani, As-Silsilah Ash-Shahihah, 4:264, No. 1691)

Maka, dalam konteks keluarga, di antara tanda baik tidaknya akhlak orangtua di rumah, terlihat dari kadar kelemahlembutan sikap mereka, terkhusus kepada anak-anaknya. Semakin lembut sikap mereka, semakin indah tampilan akhlaknya. Sebaliknya, semakin kasar perangainya, semakin buruk pula kualitas akhlaknya.

Rasulullah saw. bersabda, “Sungguh, tidaklah sifat lemah lembut ada pada sesuatu melainkan dia menghiasinya. Dan, tidaklah sifat lemah lembut tercabut dari sesuatu melainkan dia menjadikannya buruk.” (HR Muslim, No. 6767)