Rakernas 2019

Pada hari senin, 04 Maret 2019, Alhamdulillah LAZ DAPA Tasdiqul Quran sebagai peserta untuk hadir dan mengikuti acara Rakernas Baznas 2019 yang diadakan di Surakarta

Guna meningkatkan kinerja, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Zakat 2019

Wakil Ketua BAZNAS, Zainulbahar Noor, mengatakan, rakernas bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan zakat. Juga menguatkan peran BAZNAS dan lembaga amil zakat (LAZ), dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan

Selain itu, meningkatkan koordinasi dan melakukan evaluasi kinerja organisasi pengelola zakat. Juga meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan profesionalisme pengelolaan zakat

Menurutnya, BAZNAS terus berupaya mengakselerasi perwujudan pengelola zakat terbaik dan terpercaya di dunia. Ada pun tujuan lainnya adalah meningkatkan koordinasi dan melakukan evaluasi kinerja organisasi pengelola zakat

Rakernas juga mengevaluasi pelaksanaan Roadmap Pengelolaan Zakat Nasional 2016-2018, dan mengimplementasikan Roadmap Pengelolaan Zakat Nasional 2019-2020. Juga pembagian tanggung jawab pengentasan kemiskinan oleh setiap BAZNAS dan setiap LAZ

Rakornas juga akan mengupas seputar komitmen setiap BAZNAS dan LAZ, untuk menyampaikan laporan pengelolaan zakat semester I. Yakni, sesuai peraturan perundang-undangan sebagai prakondisi organisasi pengelola zakat menjadi lembaga keuangan syariah, yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

“Dalam Rakornas Zakat akan dilakukan penandatanganan pakta untuk menjamin integritas, kredibiltas dan netralitas OPZ dalam Pemilu 2019,” tandasnya

Ketua Umum Panitia Rakornas Zakat 2019 yang juga Sekretaris BAZNAS, Jaja Jaelani, menambahkan, kegiatan ini diikuti 650 peserta dari seluruh Indonesia. Terdiri dari BAZNAS pusat, provinsi, kabupaten/kota serta LAZ nasional dan daerah

Menurutnya, BAZNAS telah menjalankan peran sebagai operator dan mengemban misi strategis untuk mengoptimalkan fungsi koordinator perzakatan nasional, dengan menguatkan sumber daya manusia (SDM). Serta penguatan teknologi informasi (TI), dan memberikan  model program pemberdayaan zakat untuk direalisasikan di daerah.

Kategori Post

Follow Us

Kategori Post

Follow Us