Sudahkah Anda Ridha dengan Ketetapan Allah ?

0 Comments

Mengapa banyak orangtua gagal menghentikan kebiasaan buruk anak-anaknya? Padahal, nasihat sudah diberikan dan aturan sudah dibuatkan.

Di antara sebabnya adalah (1) anak tidak dipahamkan bahwa apa yang dilakukannya adalah keburukan. Sehingga, anak tidak tahu bahwa yang dilakukannya adalah keburukan atau sesuatu yang merugikan bagi diri dan orang disekitarnya.

Kemudian, (2) orangtua tidak konsisten dengan apa yang diucapkan. Sekarang mengatakan A, besok B, seminggu kemudian C. Hal ini menjadi anak tidak memiliki standar nilai yang baku. Katanya tidak boleh, kok sekarang boleh.

Selanjutnya, (2) orangtua tidak tegas (bukan keras) dalam menerapkan aturan. Dan, (3) orangtua belum bisa menjadi teladan dalam kebaikan yang diinginkan.

Misal, ada aturan kalau sejak Maghrib anak tidak boleh pegang hape. Pada pratiknya larangan tersebut hanya terapkan sehari dua hari, besok lusanya lain lagi. Anak malah dibiarkan kembali main hape pada malam hari.

Andaipun ditegur, teguran hanya sekadar ucapan dan tidak dengan tindakan tegas, semisal memberikan sangsi. Sehingga, anak pun akan sampai pada kesimpulan bahwa aturan dibuat untuk dilanggar.

Dan, yang paling berbahaya adalah manakala orangtua tidak bisa menjadi contoh atau teladan dalam kebaikan yang diinginkan. Orangtua melarang anak main hape saat malam hari, tapi dia sendiri tidak bisa lepas dari hape.